Taman cerita hidup: Agustus 2011

Kamis, 18 Agustus 2011

0

perenungan from mario teguh.....

Janganlah berharap untuk mendapatkan sesuatu
dari cinta dan yang kaucintai.

Karena,

Cinta bukanlah untuk mengharapkan pemberian.
Cinta adalah tentang keanggunan hati untuk memberi.

Hanya orang yang hatinya menemukan kebahagiaan dalam memberi,
yang berbakat ditemukan oleh cinta yang lembut, jujur, dan setia.

Orang yang hatinya hanya tamak mengharapkan hadiah dari cinta,
akan dihindari oleh cinta, kecuali oleh penipu yang memalsukan cinta.

Memberi adalah hakikat cinta.

Mario Teguh
0

rasa rinduku

kalo orang bilang banyak hal tentang mu
aku cukup bilang aku percaya ma kmu....
ketika orang bilang tentangmu yang baik-baik
itulah ndutiq......
tapi nduti knp coba nduti tiba2 ilang
kadang2 aq menerka2 tapi hati kecilq selalu meyakinkan aku....
bahwa nduti di sana sedang berfikir,sibuk dan sedang berjuang
harusnya aku berada di sebelahnya dan menyemangatinya....
tapi aku dag bisa terkendala jarak juga....
andai aku punya sayap dan pintu kemana saja aku akan ada di sisimu.....
rasa rindu yang kadang2 aq ucapkan itu sebenernya pengen aku tahan tapi gak bisa aa'
aku pengen aa' dateng dan aa' bilang i always love u neng.....
ketika dlu nduti bilang aq walaupun orang berkata apa tentagmu tapi aku percaya sama kmu
(entah nduti lupa atau tidak)
asal nduti tau waktu itu aq merasa paling bahgia...aku kangen ma nduti cepet datang aa'
neng kangen.....




Rabu, 17 Agustus 2011

0

semuanya adalah proses.......

seseorang yang telah jengah dengan apa yang terjadi di sekelilingnya membuat dia mulai belajar dengan apa yang dia lakukan...mengapa dya bisa merasa jengah atau mencari alasan atau pergi tanpa belajar apapun....
jengah atau bosan adalah ungkapan untuk sesuatu yang enggan dya ulangi untuk ke dua kalinya...padahal apabila kita mengulanginya kita akan berhasil karena saat kita jengah otak kita sebenarnya mulai berfikir dan mencoba mencari solusinya.........
atau mungkin kita tinggalkan dan memilih pergi dari rasa kepenatan itu,,,,ketika kita pergi cepat atau lambat pasti akan terulang...dan apabila kita pergi lagi maka cepat atau lambat pula kita akan menghadapi hal yang sama...
sebaiknya hadapilah...apapun yang terjadi bertahanlah lakukan semaksimal mungkin...minta pertolongan Sang Penolong Allah SWT pasti kita dapat menhadapinya dengan solusi yang indah....walaupun tak seindah bayangan kita........karena smua ini proses pahit manis lambat laun akan terjadi...hadapi dengan senyuman......lambat laun akan ada bahagia menghampiri......semuanya hanyalah proses menuju apa yang qta harapkan yaitu ketentraman hati........karena bahagia belum tentu tentram........ semangat......

Jumat, 12 Agustus 2011

0

sebuah pengakuan

Melihat dan mendengar sebuah lirik lagu dari acha septriasa dan irwansyah.....membuat ku sadar dan tersentak......
seandainya mungkin hal itu terjadi padaku sebuah lagu sountrack film lama heart yang sebenarnya kalo orang ndengerin lagu itu pasti mewek dan menangis bombay tapi klo diamati emang dalem banget
apalagi pas lirik "bila kita mencintai yang lain mungkin kah hati ini akan tegar".....
tegar adalah kata yang sering di ucapkan seorang wanita kebanyakan....taukah sebenarnya laki laki pun akan merasakan hal yang sama yaitu ketegaran ketika dya tlah menemukan kecocokan hati namu nasib tak berpihak padanya........
tak selamanya perempuan itu hatinya emas dan laki laki adalah penjahatnya......
dan tak selamanya laki laki itu kesatria dan perempuan adalah elisa dalam serial candy-candy.....
semua itu proses menerima,ketegaran,kemarahan,melepas ataupun diam semua itu hanya proses......proses dimana kita melihat dari sudut pandang yang qta mau......sebaiknya sebelum melakukan atau mengespresikan sesuatu qta lihat dari sudut pandang berlawanan...pasti qta kan menemukan jawaban dan ketenangan..........semangat nanda......



Minggu, 07 Agustus 2011

0

ayah is the best

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.  Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng. Tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :”Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama…. Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia….. Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut…Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?” Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati… Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Karena Papa tahu…..Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti…
Dan akhirnya….Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia…. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat Bahagia!
Kemudian Papa berdoa….Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….Bahagiakanlah ia bersama suaminya….”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu…
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal apapun.

Tersenyum dan bersyukurlah ketika kamu bisa merasakan kasih sayang seorang Ayah hingga tugasnya selesai….
Jika kamu mengalaminya, Kamu adalah salah satu orang yang beruntung
0

sebuah perenungan (Mario teguh)

Katakanlah,

Kedamaianku merebak
bersama keikhlasanku untuk menerima
yang telah terjadi kepadaku.

Dan kekuatanku tumbuh
bersama kesediaanku untuk menjadikan
yang telah terjadi sebagai perintah pembaruan hidupku.

Tapi,
kesedihanku memburuk
bersama keluhanku terhadap kejadian
yang tak sesuai dengan harapanku.

Dan hidupku semakin sulit
jika aku berkutat untuk menjelaskan
bahwa bukan salahku jika hidupku lemah.

Karena, Tuhan telah menetapkan;

Akulah penentu kualitas nasibku sendiri.

Aamiin